MIKROKONTROLER

A. Definisi Mikrokontroler

Mikrokontroler adalah sebuah komputer yang dilengkapi dengan semua komponen pendukung yang terpasang bersamanya (on-board) Mikrokontroler didesain untuk melakukan satu tugas dan menjalan program tertentu dengan konsumsi daya rendah. Pada chip mikrokontroler umumnya telah terdapat RAM, ROM (EEPROM, EPROM, PROM), I/O, sirkuit logika yang memiliki fungsi spesifik seperti UART, I2C, SPI dan clock generator.


D. Calcutt, F. Cowan dan H. Prachizadeh, 8051 Microcontrollers, Burlington: Elsevier, 2004.

Berikut adalah diagram blok dari sebuah mikrokontroler:

Diagram blok dari sebuah mikrokontroler

Lalu dimanakah letak perbedaan mikrokontroler (uC) dan mikroprosesor (uP)? Perbedaannya dapat dilihat pada diagram blok dibawah ini.

Diagram blok mikroprosesor (a) vs diagram blok mikrokontroler (b)

Pada diagram blok diatas komponen-komponen pendukung mikroprosesor dihubungkan dengan data bus dan address bus. Karena pengaplikasiannya sangat luas dan akan sangat tidak efektif (memakan tempat) komponen-komponen pendukung mikroprosesor harus diletakan diluar chipnya. Data bus dan address bus ini biasanya dikendalikan oleh chipset yang telah terpasang pada motherboard PC sebagai jembatan (bridge) antara mikroprosesor dan komponen pendukungnya. Maka dari itu chipset ini dibagi menjadi 2 yakni southbridge dan northbridge.

Tentu saja mikrokontroler pun memiliki data bus dan address bus sebagai jalur penghubung antara CPU dan komponen-komponen pendukungnya. Namun tidak begitu besar, karena mengacu pada kutipan diatas, mikrokontroler didesain untuk melakukan satu tugas spesifik dengan konsumsi daya yang rendah. Maka dari itu mikrokontroler memiliki RAM, ROM, I/O, dan komponen pendukung lain yang berjumlah sedikit jika dibandingkan dengan mikroprosesor.

Mikrokontroler memiliki banyak jenis, tipe, arsitektur, dan merk, contohnya seperti ATmega328P yang berarsitektur AVR yang diproduksi ATmel, STM32F4L0 yang berarsitektur ARM cortex m4 yang diproduksi STmicroelectronic, dan lain-lain.

B. MKR 1000

Sumber: Arduino.cc

MKR 1000 merupakan sebuah board arduino yang didesain untuk Internet of Things project, Di dalamnya sudah tertanam module wifi WINC1500 low power 2.4GHz. Mikrokontroler yang di pakai pada board ini adalah SAMD21 Cortez-M0 32bit yang di kembangkan oleh Atmel. MKR 1000 memiliki port untuk melakukan pengisian batre Li-Po. Port tersebut juga dapat digunakan sebagai sumber tegangan untuk menghidupkan MKR1000.

Berikut Spesifikasi dari MKR 1000:

MikrokontrolerSAMD21 Cortex-M0+ 32bit Low Power ARM
Tegangan Masukan5V
Supported BatteryLi-Po single cell, 3.7V, 700mAh minimum
Tegangan Operasi3.3V
Digital I/O Pin8 Pin
PWM Pin12 Pin
UART1 Channel
SPI1 Channel
I2C1 Channel
Analog Input Pin7 Pin(ADC 8/10/12 bit)
Analog Output Pin1 Pin ( DAC 10 bit )
External Interrupts8 Pin
DC Current per I/O Pin7 mA
Flash Memory256 KB
SRAM32 KB
Clock Speed32.768 kHz(RTC), 48 MHz
Length61.5mm
Width25mm
Weight32 gram

Catatan : MKR 1000 memiliki tegangann operasi 3,3V. Artinya tegangan output yang di keluarkan maksimal sebesar 3,3V, dan juga untuk tegangan input maksimal yang masuk ke dalam MKR 1000 adalah sebesar 3,3V. Maka dari itu sangat di anjurkan untuk memakai modul logic level shifter sebesar 3,3V, agar tegangan yang masuk ke MKR 1000 maksimal 3,3V.

Was this article helpful?

Leave A Comment?